23 June 2016

Syair Iba Hati - Hamzah Fansuri

ilustrasi

Tuhan kita yang bernama Qadim
pada sekalian makhluq terlalu karim
tanda-Nya qadir lagi dan hakim
menjadikan 'alam daripada al-Rahman al-Rahim

Rahman itulah yang bernama sifat
tiada bercerai dengan kunhi Dhat
Dhat di sana perhimpunan sekalian 'ibarat
itulah haqiqat yang bernama ma'lumat

Rahman itulah yang bernama wujud
keadaan Tuhan yang sedia ma'bud
kenyataan Islam Nasrani dan Yahud
dari Rahman itulah sekalian mawjud

ma'bud itulah terlalu bayan
pada kedua 'alam kulla yaumin huwa fi shakn
ayat ubu daripada Surat al-Rahman
sekalian 'alam di sana hayran

ma'bud itulah yang bernama haqiq
sekalian 'alam di dalamnya ghariq
olehnya itulah sekalian fariq
pada kunhinya itu tiada beroleh tariq

haqiqat itulah terlalu 'ayan
pada rupa kita sekalian insan
aynama tuwallu suatu burhan
fa thamma wajhu Llah pada sekalian makan

insan itu terlalu 'ali
haqiqatnya Rahman yang Maha Baqi
ahsani taqwimin itu rabbani
akan kenyataan Tuhan yang bernama Subhani

Subhani itu terlalu 'ajib
daripada hablil warid pun ia qarib
indah sekali qadi dan khatib
demikian hampir tiada beroleh nasib

aho segala kita yang 'ashiqi
ingatkan ma'na insani
jika sungguh engkau bangsa ruhani
jadikan dirimu akan rupa Sultani

kenal dirimu hai anak 'alim!
supaya engkau nentiasa salim
dengan dirimu itu yogya kau qa'im
itulah haqiqat salam dan sa'im

dirimu itu bernama khalil
tiada bercerai dengan Rabbal Jalil
jika ma'na dirimu dapat akan dalil
tiada bergunan mazhab dan sabil

kullu man 'alayha fan ayat min Rabbihi
menyatakan ma'na irji'i ila aslihi
akan insan yang diperoleh tawfiqi
supaya karam di dalam sirru sirrihi

situlah wujud sekalian funun
tinggallah engkau daripada mal wal banun
Engkaulah 'ashiq terlalu junun
inna lillahi wa inna ilayhi raji'un

[[-----------------]]
Syair Iba Hati di atas bersumber dari buku Hamzah Fansuri Penyair Sufi Agung, penyunting Abdul Hadi WM dan LK Ara.

Baca juga syair-syair Hamzah Fansuri yang lainnya berikut ini:

Tinggalkan komentar

Berkomentarlah dengan bijak dan baik